• Breaking News

    Selasa, 19 Februari 2019

    Bulan Penuh Waspada Dengan Air Pasang Pesisir Jakarta-Surabaya

    Bulan Penuh Waspada Dengan Air Pasang Pesisir Jakarta-Surabaya

    Bulan Penuh Waspada Dengan Air Pasang Pesisir Jakarta-Surabaya

    Sebuah departemen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat yang berada di pesisir pantai waspada terhadap fenomena pasang maksimum air laut pada 18-20 Februari 2019. Kondisi ini di akibat adanya fenomena supermoon.

    BMKG menyatakan adanya fenomena supermoon posisi perigee atau jarak terdekat bulan terhadap bumi disertai bulan purnama mempengaruhi kondisi pasang maksimum air laut di Indonesia. Masyarakat di pesisir pantai diimbau waspada akibat adanya fenomena ini pada 18-20 Februari 2019 di wilayah utara pantai laut ini wilayah yang harus berhati-hati berikut pesisirnya utara Pantai:

    1. Pesisir utara Jakarta
    2. Pesisir utara Jawa Tengah
    3. Pesisir utara Jawa Timur
    4. Pesisir Cilacap
    5. Pesisir Tanjung Benoa, Bali
    6. Pesisir Kalimantan Barat
    7. Pesisir Makassar

    Adanya fenomena ini, pasang maksimum air laut ini dapat berdampak terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir pantai. Aktivitas petani garam dan perikanan darat serta kegiatan bongkar-muat di pelabuhan juga bisa terganggu dengan tingginya air laut.

    BMKG mengimbau masyarakat selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut. Selain itu, masyarakat diminta memperhatikan update informasi cuaca maritim melalui situs dan media sosial resmi BMKG.

    Fenomena bulan super atau supermoon akan mencapai puncaknya pada tanggal tersebut. Bagi warga di sekitar pesisir pantai di kawasan Jawa Timur seperti Surabaya dan Sidoarjo untuk tetap waspada terkait potensi banjir rob. Seperti dalam imbauan yang dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Perak Surabaya. Dalam imbauannya, BMKG Tanjung Perak mengatakan bahwa puncak fenomena supermoon terjadi pada 18-20 Februari 2019.

    BMKG Tanjung Perak mengimbau agar warga pesisir tetap waspada akan banjir rob atau air pasang. Adanya fenomena supermoon, dimana fase purnama saat bulan mencapai jarak terdekat dengan bumi. Hal ini akan mempengaruhi kondisi pasang air laut maksimum. Apalagi disertai dengan pucak musim hujan yang masih terjadi di bulan Februari ini menyebabkan banjir Rob yang cukup besar, kata Kepala Stasiun Meteorologi Perak Surabaya, Taufik Hermawan saat dikonfirmasi oleh wartawan, pada hari Senin.

    Teguh menjelaskan jika ketinggian air pasang laut diperkirakan akan mencapai 130- 140 cm dari permukaan laut di wilayah pesisir pantai dan pelabuhan. Hal ini dapat berdampak pada terganggunya tranportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam, perikanan darat, serta aktivitas bongkar muat di pelabuhan, ujar Teguh.

    Sedangkan puncak pasang air laut akan terjadi di beberapa wilayah pesisir Surbaya dan Sidoarjo antara lain :

    1. Pesisir Sidoarjo diperkirakan mulai pukul 21.00 - 24.00 WIB.
    2. Daerah Pelabuhan Surabaya diperkirakan mulai pukul 22.00 - 24.00 WIB
    3. Pesisir Surabaya Timur diperkirakan mulai pukul 21.00 - 23.00 WIB
    4. Pesisir Surabaya Barat diperkirakan mulai pukul 22.00 - 23.00 WIB.

    Untuk itu, Teguh mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan siaga terhadap dampak pasang air laut maksimum. Hendaknya warga memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG, tandasnya.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Pengetahuan

    Gaya Hidup

    Pendidikan