• Breaking News

    Rabu, 09 Januari 2019

    Kapal Pengangkut Minyak Sawit Hilang Dilaut Jawa

    Kapal Pengangkut Minyak Sawit Hilang Dilaut Jawa

    Kapal Pengangkut Minyak Sawit Hilang Dilaut Jawa

    Sebuah kapal MT Namse Bangdzod yang dioperasikan PT Surabaya Shipping Lines dikabarkan hilang kontak di Laut Jawa. Kapal yang berangkat dari Sampit pada tanggal 27 Desember 2018 itu tak juga sampai di pelabuhan Tanjung Priok.

    Pencarian kapal tangker dengan dengan berat 1128 GT itu dilakukan di berbagai tempat. Salah satunya di perairan Karawang, Jawa Barat. Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya mengerahkan anggotanya untuk ikut membantu mencari kapal tersebut supaya bisa di atasi jika terjadi sesewaktu ada terjadi tumpahan minyak.

    Kami mendapat informasi ada kapal pengangkut minyak sawit hilang di Laut Jawa. Kami ikut mencari kapal itu karena khawatir terbawa ke perairan Karawang, kata Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya kepada wartawan, pada hari Selasa.

    Menurut Slamet, proses pencarian kapal tersebut berlangsung sejak kemarin. Pencarian dilakukan mulai dari perairan Tanjung Pakis, dimana tempat Lion Air terjatuh hingga perairan Cilamaya. Kami mengerahkan delapan personel Polairud Karawang dengan satu kapal. Pencarian akan diperluas jaraknya, ucap Slamet.

    Kapal MT Namse Bangdzod yang mengangkut minyak sawit mentah dikabarkan hilang kontak di Laut Jawa. Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya mengerahkan Satpolairud Karawang ikut mencari kapal yang dioperasikan PT Surabaya Shipping Lines itu. Pencarian, kata Slamet, dimulai dari perairan Tanjung Pakis, hingga perairan Cilamaya, Jawa Barat.

    Kami juga mencari di sepanjang perairan Karawang hingga Cilamaya. Mulai dari Tanjung Pakis hingga Cilamaya. Dari kemarin sore, dilanjut tadi pagi sampai saat ini masih mencari. Sampai saat ini belum ketemu, ucap Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya kepada wartawan, pada hari Selasa.

    Dalam pencarian kapal bermuatan sawit tersebut, kata dia, pihaknya menerjunkan delapan personel dengan menggunakan kapal patroli besar berukuran 300 pk. Selain itu, nelayan Karawang juga diajak untuk mencari kapal tersebut. Kami juga mengajak para nelayan Karawang untuk berpartisipasi dalam pencarian kapal minyak tersebut. Kami sudah imbau, sambil mereka mencari ikan, mereka diminta segera melapor jika menemukan sesuatu, ujar Slamet.

    Kapal MT Namse Bangdzod dinakhodai oleh Muhmmad Asdar Wijaya dengan membawa 11 anak buah kapal, yakni Yanuardin Mendrofa dan Husni Mubarak sebagai mualim, Andi Tasyriq sebagai KKM, Satria Idam Sulistio dan Bambang Mulyono sebagai masinis, Agustinus Piter, Asrun Surinsa, dan Dahar sebagai juru mudi, serta Wardani, Ardiyanto, dan Dwi Wahyu Sabtono sebagai juru minyak.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Pengetahuan

    Gaya Hidup

    Pendidikan