SANG KOMANDAN SYOK USAI INSIDEN PELURU NYASAR YANG TEWASKAN POLISI BUTON
Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sampuabalo di Kabupaten Buton,Sulawesi Tenggara,berdukacita. Brigadir Polisi Sanusi,anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sampuabalo meninggal dunia diduga akibat terkena peluru nyasar sang komandan,inspektur polisi satu (Iptu) berinisial SU.
Insiden peluru nyasar tersebut berawal dari tembakan peringatan yang diduga tidak dilakukan sempurna oleh Kapolsek Sampuabalo.Usai korban terjatuh dan berdarah,Iptu SU langsung berhenti mengamankan lokasi.
"Korban langsung dibawa ke Puskesmas Siotapina,Desa Matanauwe,untuk mendapatkan perawatan medis,"ucap Kapolres Buton,AKBP Andi Herman,Selasa (31-07-2018).
Brigadir Sanusi terluka parah di bagian belakang kepala usai terkena peluru tajam.Korban selanjutnya dirujuk di Rumah Sakit Umum Daerah Laburunci.Namun,saat dalam perawatan,korban meninggal dunia.
"Saat ini,Kapolsek masih syok.Dia kaget dan tidak menyangka akan terjadi seperti ini,"ujar Andi.
Saat hendak ditemui sejumlah wartawan,Kapolsek Sampuabalo sedang berada di Polres Buton. Selain itu,sang kapolsek juga belum mau menemui sejumlah wartawan yang hendak menanyakan seputar insiden diduga peluru nyasar tersebut.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar