INILAH KRITIKAN YANG DILONTARKAN AHY TENTANG POLITIK DAN KEUMATAN DI INDONESIA
"Sayangnya, isu politik identitas perlahan tumbuh kuat," kata AHY sebuah acara pada Jumat, 3 Agustus 2018.
AHY berpendapat bahwa politik identitas di Indonesia berpotensi menyebabkan perpecahan di antara berbagai ras dan agama di Indonesia. AHY lebih lanjut meminta pemuda negara itu untuk berhenti menodai dan saling menyalahkan satu sama lain.
"Jangan biarkan tanah air kita meneteskan air matanya, jangan biarkan itu terjadi," kata AHY dalam pidatonya.
AHY, yang merupakan putra tertua Susilo Bambang Yudhoyono, terus menggalang pemuda negara itu dan mendesak setiap elemen masyarakat di Indonesia untuk menciptakan negara yang aman, adil, makmur, dan maju di panggung internasional.
AHY melanjutkan dengan mengkritik terminologi yang sering digunakan oleh koalisi partai politik untuk Pemilihan Presiden 2019, seperti Keumatan (untuk komunitas Muslim), Kerakyatan (untuk rakyat), dan Kebangsaan (untuk negara). "Kita semua adalah satu, untuk komunitas Muslim, untuk rakyat, dan untuk negara harus dibawa di bawah satu semangat," kata AHY.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar