Bertahan Hidup Di Atas Pecahan Kapal 4 Nelayan Berada Di Laut selama 5 Hari
https://rantaiqqinfo.blogspot.com/2018/08/bertahan-hidup-di-atas-pecahan-kapal-4.htmlSetelah lima hari terapung-apung di lautan lepas, empat nelayan yang merupakan ABK KM Arung Samudera akhirnya ditemukan nelayan lain. Nelayan melihat ada fiber ikan terapung dilautan lepas. Setelah dicek didalam fiber ikan, ternyata ada empat ABK yang dikabarkan hilang.
Saya meyakinkan kawan-kawan agar tetap kuat dan menghemat tenaga untuk tetap bisa bertahan selama mungkin didalam fiber sampai ada bantuan yang datang, ujar salah satu ABK, Dion saat di temui kediamannya, Kamis (9/8/2018).
Hari demi hari mereka terdampar di sekitar Pulau Sikakap, Mentawai, dengan menaiki fiber ikan berukuran 1x2 meter. Keempat ABK ini berusaha bertahan hidup untuk mencapai daratan.
Dion mengaku akan sekuat tenaga untuk tetap hidup dan bisa berkumpul dengan keluarga. Meski harus berjuang di tengah lautan lepas. Dion mengaku, meski harapan untuk bisa sampai kedaratan kecil, namun dirinya bersama tiga rekannya terus mencoba menggerakan fiber untuk mencapai daratan.
Kalau malam hari kami lebih memilih beristirahat. Saat hujan kami mencoba meminum air dari hujan agar tubuh tetap kuat, ungkap Doni lagi.
Diketahui selama lima hari terapung-apung ditengah laut, ke empat ABK ini diterpa hujan selama tiga hari. Hujan ini yang membuat mereka tetap bisa bertahan.
Di hari kelima, mereka mulai kelelahan. Namun saat pukul 09.00 WIB ada kapal nelayan yang datang menolong mereka.
Beruntung kami memilih menggunakan fiber ikan, bukan pelampung saat kapal mulai tenggelam. Kalau tidak, mungkin dihari kedua kami telah tewas karena kedinginaan, tutur Dion.
Saat ini pihak TNI AL, Basarnas, dan nelayan masih tetap melakukan pencarian terhadap ketiga nelayan yang belum ditemukan, dan akan berakhir pada tanggal 11 mendatang.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar